Selasa, 19 April 2011

perpisahan

Perpisahan

Tak ada waktu yang dapat menunggu

Ku harap engkau pun tak ragu

Walau pun aku tak lagi berjalan denganmu

Hujan pun masih turun kala itu

Secuil roti sisa tadi malam masih tergeletak di meja

Membuat semut-semut kecil berebut untuk mendapatkannya

Aku hanya dapat memandang takjub

Dengan apa yang dilakukan mereka

Kau terus datang padaku

Mengajakku untuk kembali bersama

Namun apa kata hatiku

Waktu sudah terlewat

Kulihat air matamu mengalir deras

Bagai air sungai yang mengalir waktu musim hujan

Aku sudah tidak pantas

Sudah lupakan saja aku…

Wonosobo, 31 Mei 2010

Kepastian Masa Depan

Haus sudah setelah berjalan

Ku tunggu sang waktu di persimpangan jalan

Berteman dengan teriknya raja siang

Aku pun terus memandang

Tajamnya perkataanmu

Bagai belati yang menyanyat

Semua diam saat engkau ada di situ

Aku pun terus mengingat

Baju yang lusuh masih melekat di badan

Tak peduli walau aku dianggap orang edan

Satu yang pasti aku kan mengerti

Kehidupan kan berakhir dan mati…

Wonosobo, 23 Juni 2010

Bukan untukmu

Mungkin aku tak akan berharap

Saat engkau datang menemui aku

Mungkin hanya senyum kecil yang kuberikan saat menatap

Atau juga akan jauh pergi darimu

Sejak saat itu terjadi

Sejak aku beranjak untuk pergi

Sebuah kata terlantur untukmu

“aku bukan untukmu”

Walau indah katamu meminta

Tak akan terasa, walau berjuta kata

Wonosobo, 25 Juni 2010

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More